Kesiapan lima operator seluler menghadapi lebaran 2018

Discussion in 'BERITA' started by santosoland, Jun 2, 2018.

  1. santosoland

    santosoland Kids Jaman Now
    Thread Starter

    Joined:
    Oct 16, 2017
    Threads:
    197
    Messages:
    321
    Likes Received:
    16
    Disliked:
    0
    Trophy Points:
    11
    radio-603987_640.jpg

    Para operator telekomunikasi sudah mulai melakukan optimalisasi dan penambahan kapasitas jaringan mereka masing-masing, untuk bersiap menghadapi lonjakan akses di musim mudik Lebaran 2018.

    Lima operator telekomunikasi teratas di Indonesia, yakni Telkomsel, XL Axiata, Smartfren, Indosat dan Hutchison Tri Indonesia telah mengonfirmasi hal tersebut. Semua menyatakan telah melakukan optimalisasi dan penambahan kapasitas.

    Pengguna pun bisa merasakannya mulai Mei ini.

    Telkomsel

    Telkomsel menyatakan telah menyiapkan jaringan telekomunikasinya untuk menghadapi lonjakan trafik di periode mudik Lebaran 2018 hingga arus baliknya.

    Persiapan yang telah dilakuan berupa pemasangan base transceiver station (BTS) baru hingga penambahan kapasitas pada BTS terpasang. Sejumlah 16 ruas tol utama di Sumatera dan Jawa, juga 12 ruas tol baru di antaranya pun dipastikan sudah diselimuti sinyal.

    "Sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan," jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah

    XL Axiata

    Vice President Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan persiapan jaringan dalam menghadapi Lebaran 2018 sudah dilakukan sejak lama, sehingga sekarang sudah siap menampung lonjakan akses dari pengguna.

    Optimalisasi dan penambahan kapasitas itu dilakukan di sepanjang jalur mudik, baik pada base transceiver station (BTS) yang meng-cover ruas tol, maupun pada site yang akan meng-cover pusat keramaian.

    "Untuk keperluan mengamankan momen tahunan tersebut, kami bahkan sudah meningkatkan kapasitas baik di Jaringan Core, Transmisi, juga kapasitas Radio di jalur mudik. Jadi mulai peningkatan kapasitas & penambahan BTS sudah dilakukan sejak awal 2018," ujarnya.

    "Penambahan kapasitas jaringan radio pada jalur dan area tujuan mudik dilakukan dengan antara lain dengan menempatkan 49 MBTS, penambahan kapasitas pada sekitar 4.000 BTS eksisting dan penambahan sekitar 8.500 BTS baru khususnya di jalur mudik, tujuan mudik dan tempat wisata yang ramai dikunjungi saat Lebaran," imbuhnya.

    XL Axiata memprediksi, trafik layanan data akan kembali mendominasi kenaikan trafik sepanjang Ramadhan dan libur Lebaran. Trafik akses di hari biasa pada 2018 ini telah mencapai 6.055 TB. Untuk trafik data Ramadhan dan Lebaran 2018 nanti, diprediksi akan meningkat sebesar 20-30 persen.

    Smartfren

    Smartfren juga menyatakan telah melakukan persiapan serupa untuk menjaga kelancaran akses jaringan telekomunikasi semasa mudik, lebaran hingga arus balik.

    Perusahaan juga memastikan Network Operation Center di Jakarta terus melakukan pemantauan 24 jam mulai H-14 sampai H+14 Lebaran 2018.

    "Smartfren siap untuk memastikan kelancaran komunikasi para pelanggan, dari awal bulan Ramadhan, ketika mudik, hari raya idul fitri, hingga ketika arus balik. Kami melakukan langkah optimasi, di seluruh area publik, jalur transportasi dan kota tujuan mudik," Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo dalam kesempatan berbeda.

    Adapun titik yang akan diprediksi akan mengalami peningkatan traffic jaringan di Jawa Barat & Banten adalah sekitar Pelabuhan Merak, Tol Jakarta – Cikampek, Ciawi – Puncak, Ciawi – Sukabumi, Bandung - Tasikmalaya. Sedangkan di Jawa Tengah dan Timur antara lain di Exit Tol Pemalang – Pekalongan, Gerbang Tol Krapyak Semarang, Exit Tol Salatiga - Solo, Magelang - Jogyakarta, Gombong – Purworejo , Jogyakarta - Solo, Pandaan - Malang, Tol Suromadu, serta Pelabuhan Banyuwangi

    Tri

    Hutchison Tri Indonesia (Tri) berencana menyelesaikan optimasi jaringan dan penambahan kapasitas pada Mei ini. Adapun penambahan kapasitas jaringan dilakukan memakai spektrum frekuensi 2.100 MHz yang dimenangkannya dalam lelang pemerintah beberapa waktu lalu.

    "Setelah dapat tambahan kanal (di frekuensi 2.100 MHz), ini pertama kalinya pakai untuk kurangi beban traffic. Kita akan implementasikan di 5.300 site, yang terdiri dari 2.500 3G dan 2.800 site LTE," ujar VP Network Planning & Contract Management Tri, Gustiansyah Wilson saat ditemui di Jakarta, Selasa (22/5/2018) malam.

    Dia menjelaskan, total 5.300 site yang dimaksud terletak di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa. Tepatnya dari Jakarta ke Surabaya; Jakarta ke Merak; Jakarta ke Bandung; dan Bandung ke Yogyakarta.

    Optimalisasi terhadap site pemancar sinyal itu dilakukan antara lain dengan cara re-tuning perangkat, serta peningkatan kapasitas. Tujuannya adalah sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan akses. Selain melakukan optimalisasi, menurut Gusti, Tri juga menyiapkan sejumlah base transceiver station (BTS) mobile.

    Total ada 35 unit BTS yang disiapkan dan akan selesai di pasang di titik-titik tertentu pada akhir Mei ini. Dia mengatakan lonjakan akses selama Ramadhan 2018 ini diperkirakan sekitar 105 TB per hari. Sementara itu di hari-hari biasa, Tri biasa menangani akses sebesar 5.238 TB per hari.

    Indosat

    Untuk mengantisipasi lonjakan akses di masa mudik dan Lebaran 2018, Indosat mengatakan telah menyiapkan peningkatan kapasitas data, suara, dan SMS. Ada juga sejumlah BTS Mobile yang sudah diaktifkan dan masih dalam proses pemasangan dengan target menyala pada saat pemudik mulai ramai.

    Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Deva Rachman mengatakan peningkatan kapasitas layanan data lebih dari dua kali lipat hari biasa. Selama ini akses data harian di Indosat mencapai 5.300 TB, lalu dinaikkan menjadi 11.394 TB per hari.

    Sementara itu kapasitas layanan suara dari 33 juta Erlang per hari dan SMS 170 juta Attempt per hari, dinaikkan menjadi menjadi 37,49 juta Erlang per hari, dan SMS menjadi 1,01 miliar pesan per hari.

    "Aktivitas peningkatan kapasitas ini sendiri sudah dilakukan sejak awal tahun 2018, dan bersifat permanen atau untuk selamanya. Secara umum peningkatan kapasitas sudah sangat mencukupi dari penggunaan harian maupun prediksi kenaikan trafik saat musim mudik dan libur lebaran," terang Deva.

    "Mobile BTS sendiri diaktifkan di beberapa point of interest dan jalur mudik dimana diperkirakan akan terjadi lonjakan trafik. Saat ini sebagian mobile BTS sudah terinstalasi dan beberapa masih berjalan (diproses) dan ditargetkan sudah siap saat mendekati masa mudik dan libur lebaran nanti," imbuhnya.
     
    #1
  2. Mercky

    Mercky Anak Sebelah

    Joined:
    Oct 6, 2017
    Threads:
    2
    Messages:
    2,130
    Likes Received:
    821
    Disliked:
    6
    Trophy Points:
    46
    lancar2 aja kok pas lebaran... ;))
     
    #2

Share This Page